Cara Sukanto Tanoto Dalam Menggalakkan Penanaman Pohon per Hari

Sebelum kami akan membahas lebih jauh lagi tentang cara Sukanto Tanoto dalam menggalakkan penanaman pohon per hari, sebaiknya kita ketahui terlebih dulu siapa sebenarnya Sukanto Tanoto. Sukanto Tanoto adalah seorang penguasa sukses yang berasal dari Medan, ia mendirikan kelompok bisnis besar yang bernama Royal Golden Eagle atau yang dikenal dengan sebutan RGE. Kurang lebihnya sekitar 50 tahun lalu, berawal dari sebuah toko kecil yang menjual berbagai macam suku cadang, Sukanto Tanoto memulai bisnisnya. Hingga sekarang Sukanto Tanoto telah berhasil mengantarkan RGE menuju bisnis grup yang berbasis di Singapura. Dibawah kepemimpinan Sukanto Tanoto RGE telah berhasil memiliki aset – aset lebih dari US$18 miliar dengan jumlah pekerja mencapai 60 ribu orang.

Beberapa kelompok bisnis RGE memang didirikan khusus untuk bergerak dalam berbagai industri yang mengelola sumber daya alam berkelanjutan. Dimana industri tersebut diantaranya industri kertas dan pulp oleh APRIL (Asia Pacific Resources International Holding Ltd dan Asia Symbol, industri perkebunan kelapa sawit (Asian Agri dan Apical), specialty cellulose (Bracell Limited, serat viscose (Sateri), dan juga pengembangan energy (Pasific Oil & Gas).

Cara Sukanto Tanoto Dalam Menggalakkan Penanaman Pohon per Hari

Sukanto Tanoto Dalam Menggalakkan Penanaman Pohon

Berikut ini adalah beberapa cara Sukanto Tanoto dalam menggalakkan penanaman pohon per harinya yang akan kami ulaskan untuk Anda. Langkah pertamanya adalah dimulai dari bagian memotong daun hingga jadi hutan, sehingga pada akhirnya terciptalah kota yang mandiri, khususnya di wilayah Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. Apabila dilihat dari segi udara yang ada di wilayah tersebut, memang terasa begitu sejuk, sebab sejauh mata Anda memandang yang akan terlihat hanyalah hamparan hutan hijau di dataran Sumatera. Nah, dari situlah Sukanto Tanoto membuat keras yang pada akhirnya disebar luasnya hingga ke seluruh penjuru dunia. Dampak dari hal tersebut adalah devisa mengalir dan pada akhirnya ada banyak tenaga kerja yang menggantungkan hidupnya di industri yang ada dalam naungan Sukanto Tanoto.

Tidak kurang dari 10 juta hektar kawasan hutan yang ada di Indonesia sudah dimanfaatkan dengan sangat baik untuk industri Hutan Tanaman Industri atau HTI, sehingga tak heran jika pada akhirnya akan ada peningkatan secara signifikan. Bahkan menariknya, jumlah izin HTI pun bertambah dari tahun ke tahun yang awalnya izin HTI ini diberikan hanya untuk penuhi kayu, khususnya bagi industri pulp dan kertas untuk gantikan pasokan kayu dari hutan alam. Lalu untuk menjamin proses produksi pulp dan kertas tersebut terus berlanjut, tidak kurang dari 1.3 juta pohon akasia akan ditanam per harinya. Di sini juga ada karyawan yang nanti akan ikut mengurus bibit, mulai dari proses potong hingga tanam. Kemudian untuk menampung para karyawan di lingkungan kantor, pabrik, dan juga hutan ternyata sudah disiapkan kompleks perumahan dan juga apartemen.

Bo Dahl, ekpatriat dari Swedia juga mengatakan bahwa setelah ia meninjau proses pembibitan dan berkeliling pabrik untuk ketahui bagaimana proses produksi kertas, ia juga menjelaskan bahwasannya ada 5 mesin yang digunakan dan semua itu dari Swedia juga perlengkapan laboratorium kertas yang bakal jadi andalan untuk buat produk yang berkualitas dan bisa bersaing di pasaran dunia. Dahl sendiri sudah berpengalaman cukup lama di industri kertas ini, sehingga ia cukup fasih berbicara tentang sistem kerja, proses produksi, dan pemasaran produknya.

0 Response to "Cara Sukanto Tanoto Dalam Menggalakkan Penanaman Pohon per Hari"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Bawah Artikel